Senin, 02 Oktober 2017

ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN

Pengertian Arsitektur lingkungan
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaituperencanaan kota, perencanaan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain parabot dan desain produk.

Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.

DEFINISI ARSITEKTUR LINGKUNGAN adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan yang mencakup keadaan sumber daya alam di sekitarnya

Pengaruh posotif pekerjaan arsitek terhadap lingkungan
1. Memperhatikan hubungan antara ekologi dan arsitektur, yaitu hubungan antara massa bangunan   dengan makhluk hidup yang ada disekitar lingkungannya, tak hanya manusia tetapi juga flora dan faunanya. Arsitektur sebagai sebuah benda yang dibuat oleh manusia harus mampu menunjang kehidupan dalam lingkugannya sehingga memberikan timbal balik yang menguntungkan untuk kedua pihak. Pendekatan ekologis dilakukan untuk menghemat dan mengurangi dampak  – dampak negatif yang ditimbulkan dari terciptanya sebuah massa bangunan, akan tetapi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Contoh terapannya yaitu, munculnya trend green design.
2. Memberikan dampak pada estetika bangunan
3.Dapat memberikan pemecahan masalah pada tata letak bangunan atau kota.
4.Memperhatikan kondisi lahan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila bangunan akan didirikakan pada lahan yang memiliki kemiringam, maka dengan pendekatan ekologis bisa dicarikan solusinya      seperti memperkuat pondasi, atau menggabungkan unsur alam pada lingkungan dengan bangunan      yang ada sehingga semakin estetis bangunan yang tercipta.

PARAMETER

Taman ismail marzuki, Cikini, Jakarta Pusat
1. Banyaknya lingkungan hijau di site bangunan tersebut dan pembuatan taman pada atap  sehingga membuat dampak positif untuk mengurangi dampak global warming.
2. Sebagai taman hijau kota.
3. Pembuatan the "Artificial Sungai" dibuat sepanjang sisi barat laut situs untuk membantu mengumpulkan air hujan untuk didaur ulang dan mengganti pagar sebagai batas ramah antara taman dan sekitarnya.



 sumber:http://arsitekturdanlingkungan.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-arsitektur-dan-lingkungan.html


0 komentar:

Posting Komentar